Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kecanduan Judi Online

Taruhan olahraga sudah ada dari dulu dalam berbagai jenis olahraga seperti basket, sepakbola, tinju, balap kuda dan masih banyak lagi, semuanya berpatokan pada hasil dari kompetisi olahraga tersebut. Lalu, bagaimana jika semua kompetisi olahraga mengalami penundaan jadwal yang di akibatkan oleh pandemin covid-19 ini?

Banyak dari perusahaan taruhan yang memulai mengembangkan bisnisnya kedalam basis online dan mengikuti persaingan dengan situs judi online yang sudah ada sejak lama. Selama beberapa pertandingan besar belum kembali dibuka, maka perusahaan tersebut menawarkan beberapa jenis taruhan atau permainan judi online seperti pertandingan olahraga virtual, poker online, permainan bingo sampai dengan permainan live casino online.

Menurut James Grimes yang merupakan mantan seorang pemain judi menyampaikan pesan bahwa situasi ini cukup bahaya bagi mereka yang sudah kecanduan judi online. Ini merupakan masalah besar dan masalah baru yang harus segera di tangani, kata para pakar psikolog dan juga aktivis yang sedang berjuang untuk menangai orang-orang yang menghabiskan waktunya hanya untuk bermain judi. James sendiri kini sudah berhenti dan tidak mengikuti kegiatan perjudian, dan sekarang dirinya ikut ambil bagian untuk melakukan kampanye melawan iklan perjudian di ajang olahraga melalui organisasinya yaitu The Big Step.

Mungkin ada beberapa orang yang mempunyai anggapan bahwa permainan judi hanya sekedar media hiburan semata dan ada juga yang mengisi waktu luangnya untuk bermain judi online. Dan ada juga orang yang tertarik untuk mencari penghasilan tambahan dan membuat finansial mereka menjadi lebih baik lagi. Hal ini wajar saja jika banyak orang yang memiliki pandangan seperti itu, karena banyak dari iklan-iklan judi online memberikan kesan yang menarik bahwa dengan mengikuti permainan judi merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan banyak uang dengan cepat. Kata James Grimes kepada DW.

Meningkatnya Kecanduan Judi Online Menjadi Pusat Perhatian Baru Pemerintah

Banyak dari pemerintahan dan juga otoritas kesehatan dari berbagai negara yang mengamati peningkatan kecanduan judi baik itu dilakukan secara langsung maupun dalam basis online. Charles Michel yang merupakan seorang perdana mentri Belgia baru-baru ini memperketat peraturan untuk perjudian online dengan ketentuan batas deposit sebesar €500 setiap minggunya. Tetapi, peraturan ini hanya berlaku untuk setiap situs taruhan lokal Belgia saja. Sedangkan untuk pemerintahan dari spanyol yaitu Felipe VI juga memberikan peraturan untuk perjudian online mengenai setiap iklan judi yang tayang hanya boleh pada pukul 1 pagi sampai dengan pukul 5 pagi. Dan untuk pemerintahan Latvia sendiri memberikan larangan aktivitas perjudian secara langsung sampai dengan pembatasan social distancing ini berakhir.

Untuk menghentikan perjudian online nampaknya sangat mustahil menurut salah satu orang yang bekerja didalam industri perjudian tersebut. Kenapa bisa seperti itu? Karena permainan poker online dan juga casino online sudah banyak orang yang menyukai dan memainkannya sehingga sangat sulit untuk menghentikan mereka. Bahkan di setiap negara sudah memiliki situs judi lokal masing-masing untuk menampung setiap masyarakatnya yang sedang membutuhkan tempat untuk melakukan taruhan online tersebut.

Sebuah studi yang dikerjakan oleh komisi perjudian di Inggris baru-baru ini mengeluarkan data bahwa 1,2% orang yang mengikuti permainan judi memiliki masalah yang cukup serius. Sedangkan untuk perjudian online sendiri angkanya lebih besar dibandingkan perjudian yang dilakukan secara langsung yaitu 2,5%.

Sekarang ini banyak dari situs judi online yang sudah semakin kreatif, salah satunya adalah Bet365 yang merupakan perusahaan taruhan online terbesar di dunia. Walaupunya banyak pertandingan sepakbola yang harus berhenti sesaat, tetapi Bet365 mempunyai cara lain untuk menayangkan pertandingan sepakbola virtual. Dari pertandingan virtual tersebut maka setiap orang bisa memasang sejumlah taruhannya pada salah satu klub tersebut.

Pertandingan sepakbola virtual itu dikerjakan oleh sistem komputer dan jalannya pertandingan hanya berlangsung tiga menit saja. Sehingga setiap anggota yang melakukan taruhan tidak perlu menunggu sampai dengan 90 menit sampai pertandingan sepakbola itu berakhir.

Hati-hati! Kecanduan Judi Online Bisa Menyebabkan Masalah Mental

Para pakar kesehatan memberikan peringatan bagi mereka yang sudah kecanduan judi online untuk segera membatasi diri mereka untuk tidak terus-terusan melakukan taruhan, karena menyebabkan masalah yang cukup serius yaitu gangguan mental.

Pada bulan April Awal kurang lebih sekitar 5 juta orang menyaksikan siaran virtual Grand National yang ditayangkan TV Inggris, keuntungan yang diterima dari siaran pertandingan tersebut yaitu sampai dengan 3,3 Juta Dollar Amerika Serikat dan hasil keuntungan ini disumbangkan kepada dinas pelayanan kesehatan di Inggris yaitu National Health Service (NHS).

Kita ketahui bersama bahwa banyak dari perusahaan taruhan online yang ikut berpartisipasi dalam memberikan sumbangan untuk kegiatan olahraga dan juga untuk kegiatan sosial. Bahkan mereka juga ikut menyalurkan dana untuk program penanggulangan kecanduan judi. Namun pada saat situasi sekarang ini dimana masa berlakunya lockdown dan bekerja dirumah aja membuat James Grimes sedikit khawatir dengan adanya gelombang kecanduan perjudian baru.

Para pakar mengatakan bahwa permainan judi bisa menyebabkan kerusakan mental, stress, kerusakan finasial bahkan sampai kasus bunuh diri.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan ini bahwa kecanduan bermain judi poker online itu tidak baik, sebaiknya batasi jam bermain dan juga uang yang ingin dikeluarkan untuk melakukan taruhan supaya semuanya dapat terkendali dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *