Nissan Resmi Telah Menutup Pabriknya Di Indonesia

Pabrik Nissan yang beridiri di Purwakarta, Jawa Barat ini telah resmi menutup operasional pabriknya. Pesan ini disampaikan langsung Isao Sekiguchi yang merupakan presiden deriktur Nissan motor Indonesia. Pabrik tersebut sudah tidak aktif lagi untuk memproduksi mobil merek Nissan dan juga Datsun. Pada minggu pertama di bulan mei tahun 2020 merupakan hasil produksi terakhir kalinya yang dilakukan oleh perusahaan mobil tersebut.

Kini, penutupan pabrik Nissan sudah secara resmi di beritahukan kepada para media yang di umumkan langsung oleh bos Nissan Motor Co. Tujuan penutupan ini dilakukan untuk melakukan perubahan rencana pada bisnisnya supaya keuangan perusahaan selalu stabil dengan cara menekankan angka pengeluaran yang begitu besar dan tidak seimbang dengan pendapatan yang diterima.

Nissan sudah memiliki rencana untuk empat tahun kedepan, dan untuk menyempurkan rencana tersebut maka pihak petinggi dari perusahaan itu telah sepakat untuk mengambil keputusan yang cukup tegas untuk menyingkirkan biaya operasional yang besar demi kesehatan finansial perushaan.

“Rencana perubahan secara besar-besaran benar-benar sudah mulai kami lakukan supaya bisa bertahan dan mampu bersaing dalam dunia industri ini. Maka dari itu, kami harus selalu fokus untuk meningkatkan kualitas bisnis kami serta tidak boleh lupa untuk menjaga keuangan perusahaan supaya pendapatan dengan pengeluaran berbanding lurus. Ini merupakan cara terbaik untuk membangkitkan kembali perusahaan Nissan untuk mendapatkan penjualan di wilayah Indonesia”. Ujar Makoto Uchida selaku CEO Nissan dalam siaran persnya”.

Salah satu rencana bisnis yang di ungkapkan ke media adalah Nissan ingin meminimalisir produksinya sebesar 20% menjadi hanya 5,4 juta unit per tahun. Salah satunya adalah dengan menutup berbagai fasilitas manufaktur di Indonesia. Sementara untuk pabrik mobil yang berada di Indonesia harus mengalami penutupan dan beberapa tim dari Nissan ingin fokus kepada pabrik yang berada di wilayah Thailand sebagai tempat produksi tunggal untuk memenuhi permintaan pasar yang berada di wilayah ASEAN.

Sebenarnya, Isao Sekiguchi sang presiden direktur PT Nissan Motor Indonesia sudah memberikan pernyataan pada bulan maret lalu bahwa pabrik Nissan Indonesia harus di tutup untuk merampingkan biaya pengeluaran.

Artikel Lainnya: Robert Lewandoski Tidak Tergantikan

“Salah satu perusahaan mobil dari jepang yaitu Nissan sudah resmi mengambil langkah untuk menghentikan produksinya di pabrik Nisaan di Indonesia yang berada di Purwakarta” Ungkap Sekiguchi, dalam menyampaikan pesan tersebut yang sudah diterima baik oleh ballaratskiptonrailtrail.com, pada bulan maret kemarin”.

“Langkah yang di ambil merupakan bagian dari rencana optimasi yang mencakup reorganisasi operasi bisnis, optimasi produksi dan juga mencakup rightsizing. Walaupun Nissan tidak akan melakukan produksi kembali di Indonesia, Nissan tetap bekerjasama dengan Aliansi sebagai mitra untuk memastikan footprint manufaktur di Indonesia”. Kata Sekuguchi

Dan untuk nasib setiap karyawan yang bekerja di pabrik tersebut terpaksa harus mengalami pengurangan. Dan ada juga yang di pindahkan ke Thailand untuk memproduksi mobil disana. Tetapi, untuk tim yang bekerja di bidang marketing masih tetap di butuhkan untuk melakukan promosi dan penjualan di Indonesia. Yang dikurangi hanya beberapa karyawan yang bekerja di pabrik saja.

Sekiguchi menjelaskan bahwa Nissan hanya menutup pabrik dan bukan berati brand dari jepang ini akan keluar dari pasar otomotif Indonesia. Nissan akan tetap mengikuti persaingan bisnis otomotif di Indonesia dan membuktikan diri bahwa produk yang mereka jual masih memiliki kualitas yang sangat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *